Keberhasilan Branding SUKO Fashion di Matahari

MUHAMAD BINDARA SAOT(1), Daud Muzzaki(2), Dafi Andin Muhamad(3), Elkin Rilvani(4),


(1) UNIVERSITAS PELITA BANGSA
(2) UNIVERSITAS PELITA BANGSA
(3) UNIVERSITAS PELITA BANGSA
(4) UNIVERSITAS PELITA BANGSA
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap faktor penentu keberhasilan dan sisa hambatan operasional dalam strategi branding private label SUKO Fashion di PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) sepanjang periode longitudinal 2025-2026. SUKO dikembangkan sebagai Exclusive Anchor Brand dengan gaya estetika minimalis Jepang untuk meningkatkan kontribusi margin perusahaan melalui strategi premium positioning. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Netnografi terhadap ribuan interaksi digital di TikTok dan Instagram, serta studi dokumentasi longitudinal pada laporan keuangan korporasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan finansial SUKO divalidasi oleh laba bersih LPPF 2025 sebesar Rp725,4 miliar dan pertumbuhan laba kuartal I-2025 yang mencapai 97%. Keberhasilan ini didorong oleh persepsi positif terhadap kualitas bahan (linen) dan efektivitas peremajaan citra merek korporasi. Namun, ditemukan hambatan kritis berupa ketidaksesuaian harga antar saluran distribusi (kegagalan omnichannel) serta konflik citra dengan budaya diskon massal perusahaan induk yang terekam jelas dalam pola aduan konsumen di ruang siber.

 


Keywords


Strategi Branding, SUKO Fashion, Merek Privat, Netnografi, Omnichannel.

Full Text:

PDF

References


Hasanah, U. (2025). Strategi Pemasaran Digital pada Industri Fashion Lokal di Indonesia. Jurnal Riset Komunikasi SINTA 2, 14(1), 45-62.

Hidayat, R. (2026). Manajemen Branding di Era Disrupsi Teknologi dan AI. Bandung: Alfabeta.

IDNFinancials. (2025). Laporan Keuangan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) periode 2025-2026. Jakarta.

Kapferer, J. N. (2021). The New Strategic Brand Management: Advanced Insights and Strategic Thinking. London: Kogan Page.

Kertajaya, H. (2021). Marketing 5.0: Technology for Humanity. New Jersey: John Wiley & Sons.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2024). Marketing Management (16th Edition). Pearson Education.

Lestari, D. (2025). Perilaku Konsumen dan Tren Modest Wear di Indonesia. Jurnal Manajemen Pemasaran SINTA 2, 11(2), 112-130.

LPPF. (2025). Annual Report 2025: Strengthening Exclusive Brands for Future Growth. Jakarta: Bursa Efek Indonesia.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2022). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugroho, F. (2024). Akselerasi Brand Lokal Melalui Social Commerce. Jurnal Ekonomi Kreatif SINTA 2, 16(1), 88-105.

Pratama, I. (2025). Branding 5.0 dalam Industri Kreatif Kontemporer. Jurnal Riset Komunikasi SINTA 3, 6(2), 22-40.

Putra, A., & Wijaya, K. (2024). Analisis Kompetisi Brand Local Pride di Pasar Retail Modern. Jurnal Manajemen Bisnis SINTA 2, 18(3), 200-220.

Santoso, B. (2024). Strategi Retail Modern Menghadapi Disrupsi E-commerce. Jurnal Bisnis Indonesia SINTA 3, 12(1), 15-32.

Sari, N. (2025). Efektivitas Visual Storytelling pada Media Sosial Fashion. Jurnal Desain Visual SINTA 3, 9(1), 145-162.

Sari, R., & Wijaya, K. (2023). Inkonsistensi Komunikasi Merek di Era Digital. Jurnal Ilmu Komunikasi SINTA 2, 21(1), 55-72.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Alfabeta.

Tjiptono, F. (2023). Strategi Pemasaran Kontemporer. Yogyakarta: Andi Offset.

Yusuf, A. M. (2022). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media.




DOI: http://dx.doi.org/10.36722/cl.v11i1.5631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

 

View My Stats