Signifikansi Kajian Bahasa Semit dalam Linguistik Arab

Abdul Muta’ali

Abstract


Bahasa Semit adalah cabang bahasa Afro-Asiatik yang paling besar, selain merupakan yang terluas dalam rumpun bahasa ini bahasa semit juga bahasa yang paling awal yang sampai secara tulisan kepada kita. Tidak ada kesepakatan yang pasti diantara para ahli bahasa dan ahli sejarah tentang tempat dimana bahasa Afro-Asiatik bermula. Ada yang mengatakan bahasa ini bermula dari Ethiopia, ada juga yang mengatakan bermula dari daerah Levant, bahkan ada juga yang mengatakan berasal dari Kenya. Para penutur cabang bahasa ini seringkali menganggap bahwa mereka adalah anak keturunan Sem, salah seorang putra Nabi Nuh, karena itulah nama cabang ini disebut sebagai bahasa Semit. Di antara bahasa-bahasa Semit sendiri, bahasa mereka ini mempunyai warna yang unik. yang secara pengucapan dan ejaan disebut sebagai Tri-Literal atau menggunakan konsonan sebagai dasar arti. Bahasa semit memiliki empat cabang bahasa yang terbagi dalam akkadi, kan’an, aromi dan janibi. Studi tentang bahasa Semit ini akan mengantarkan kita kepada studi yang lebih komprehensif rumpun-rumpun bahasa ini, salah satunya adalah bahasa Arab.  Abstract

The Semith language is the most Afro-Asiatic language and the larges language area came us have writing and the faster. Discourse about it until now, no there are one opinion between linguistics scholars and histories scholars where the first place of semit growing. Many scholars says that Ethiopia and Levant its the first place. The others Scholars says it’s Kenya. Speakers of this tongue has claim that they are is the Sam family, he is one of a prophet Nuh’s son. So, it was inspired to give this brand of  language as Semit Language. In its self, there are many colours and uniqies; like verbalition and aplhabetic, so Tri-Literal called. Or use consonan as basic meaning. The Semit language have four language parts, there are Accady, Can’an, Aromy, and Janiby. The study of this tongue bring us to more comprehenshif studies about the various of this family language, one of them is Arabic language.


Full Text:

PREVIEW DOCUMENT


DOI: http://dx.doi.org/10.36722/sh.v1i2.44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M)

Universitas AL-AZHAR INDONESIA, Lt. 2 Ruang 207

Kompleks Masjid Agung Al Azhar

Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru

Jakarta Selatan 12110

Visitors