Terjemahan Beranotasi Kata dan Ungkapan Budaya di dalam Novel Anak Selandia Baru I’m Telling on You dan Barry & Bitsa

Era Bawarti

Abstract


AbstrakPenelitian ini adalah sebuah penelitian di bidang kajian terjemahan berupa terjemahan beranotasi, yakni terjemahan dengan catatan. Teks sumber (TSu) yang dipilih adalah novel anak Selandia Baru dari seri Kiwi Bites berjudul I’m Telling on You dan Barry & Bitsa. Teks ini dipilih karena merupakan karya dari penulis yang sama dan ditulis dalam Bahasa Inggris dialek Selandia Baru yang memiliki sejumlah perbedaan dengan Bahasa Inggris standar. Selain itu, teks ini jika diterjemahkan juga potensial untuk menjadi bacaan anak yang bermutu. Analisis difokuskan pada terjemahan kata dan ungkapan budaya. Kerangka teori yang digunakan di dalam analisis adalah teknik penerjemahan dari Hoed (2006). Kata dan ungkapan budaya yang dibahas dalam penelitian ini sebanyak 15 buah. Dari hasil analisis ditemukan bahwa teknik penerjemahan yang digunakan paling sering adalah pemadanan dengan keterangan tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa kata dan ungkapan budaya dalam TSu seringkali tidak memiliki padanan leksikalnya dalam bahasa sasaran (BSa).

 

Abstract – This study is a research in translation studies, namely annotated translation, i.e. translation with notation. Source text (ST) chosen is two New Zealand children’s novel from Kiwi Bites series titled I’m Telling on You and Barry & Bitsa. Both are chosen for both are the works of the same author as well as written in New Zealand English which has several differences with that of Standard English. Besides, the text is also potential to become a qualified children’s reading, if translated. The analysis is focused on the translation of cultural words and terms. Theoretical framework used is translation technique (Hoed, 2006). Cultural words and terms discussed are as many as 15 items. The results show that translation techniques used more frequent are equivalence with notation. This means, most of cultural words and terms in ST have no lexical equivalence in the target language (TL). 

 

Keywords: annotated translation, cultural word and term, translation technique. 


Full Text:

PDF

References


“ANZAC Day”. (t.t). http://www.nzhistory.net.nz/war/anzacday/introduction. (Diakses pada 23 November 2010)

Bassnett, S. 2003. Translation studies (ed. ke-3). London: Routledge.

BoysBrigadeNewZealand. (t.t). “Boys’ brigade”. http://www.bb.org.nz/about/. (Diakses pada 11 Januari 2011)

“Boys’ brigade”. (t.t). http://www.sabdaspace.org/boys_brigade. (Di akses pada 11 Januari 2011)

“Crimewatch”. (t.t). http://www.bbc.co.uk/crimewatch/aboutcrimewatch/about_the_show.html.(Diakses pada 5 Januari 2010)

Ensiklopedia Britannica Online. (t.t). “Children’s literature”. http://www.britannica.com/EBchecked/topic/111289/childrens-literature. (Diakses pada 15 November 2010)

Ensiklopedia Britannica Online. (t.t). “Whiteware”.http://www.britannica.com/EBchecked/topic/whiteware. (Diakses pada 19 Mei 2011)

“Flanders poppy”. (t.t). http://www.nzembassy.com/belgium/relationship-between-new-zealand-and-belgium/new-zealand-and-belgium/war-commemorations-bel-1. (Diakses pada 17 Februari 2011)

t.t). “Muesli bar”. http://www.thefreedictionary.com/muesli+bar. (Diakses pada 23 Januari 2011)

Hatim, B., & J. Munday. 2004. Translation: an advanced resource book. London: Routledge.

“Half-pipe”. (t.t). http://www.merriam-webster.com. (Diakses pada 3 Januari 2011)

Hidayat, R. S. 2010. Penulisan ilmiah bidang linguistik. Catatan. Depok: Program Magister Linguistik, Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Hoed, B. H. 2006. Penerjemahan dan kebudayaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

“Honker”. (t.t). http://dictionary.reference.com/browse/honker. (Diakses pada 23 Februari 2011)

Hunt, P. 1994. An introduction to children’s literature. Oxford: Oxford University Press.

Israël, F. 1996. Makna, bentuk, efek: ancangan komunikatif dalam penerjemahan susastra. (R.S. Hidayat, Penerjemah). Depok: Universitas Indonesia.

“Kaserol”. (t.t). http://saossambal.blogspot.com/2008/04/kaserol-roti.html. (Diakses 10 Mei 2011)

Keraf, G. 2001. Diksi dan gaya bahasa: komposisi lanjutan I (edisi yang diperbarui). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lefevere, A. 2004. “Mother courage’s cucumbers: text, system and refraction in a theory of literature”. Dalam L. Venuti (ed). A translation studies reader (ed. ke-2). (hlm. 239-255). New York: Routledge.

Longacre-Online. (t.t) “About the Author”. http://www.longacre.co.nz/authors/mckay.html. (Diakses pada 23 September 2010)

Machali, R. 2009. Pedoman bagi penerjemah. Bandung: Kaifa.

Miller, J. R. (t.t) Christian Manliness. http://www.gracegems.org/Miller/Christian_manliness.htm. (Diakses pada 12 Januari 2011)

“Muesli”. (t.t). http://www.wisegeek.com/what-is-muesli.htm. (Diakses pada 26 Februari 2011)

Murphy, N. “Dairy”. 5 Maret 2011. Komunikasi pribadi.

Murphy, N. “White-ware”. 19 Mei 2011. Komunikasi Pribadi.

Newmark, P. 1988. A textbook of translation. London: Prentice Hall.

Anon. 1991. About translation. Clevedon: Multilingual Matters Ltd.

New Zealand Book Council. (t.t) “McKay, Sandy: In Brief”. http://www.bookcouncil.org.nz/writers.mckaysandy.html.(Diakses 5 Oktober 2010)

Nida, E. & C. Taber. 1974. The theory and practice of translation. London: EJ Briel.

“Olly”. (t.t). http://www.dictionarist.com/olly. (Diakses pada 24 Januari 2011)

“Poppies”. (t.t). http://www.nzhistory.net.nz/war/anzac-day/poppies. (Diakses pada 23 November 2010)

Putra, P. P. “Half-pipe”. 21 Februari 2011. Komunikasi pribadi.

Putra, P. P. “Olly”. 5 Februari 2011. Komunikasi pribadi.

Sant, B. “Anjing pug”. http://www.anjingkita.com/wmview.php?ArtID=3669. 5 Maret 2004. (Diakses pada 7 Februari 2011)

Sarumpaet, R. K. 1975. Bacaan anak-anak: suatu penyelidikan pendahuluan ke dalam hakekat, sifat, dan corak bacaan anak-anak serta minat anak pada bacaannya. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.

Sarumpaet, R. K. 2010. Pedoman penelitian sastra anak. Jakarta: Pustaka Obor.

Snell-Hornby, M. 1995. Translation studies: an integrated approach (ed. yang direvisi). Amsterdam: John Benjamins.

“Staffy bull terrier”. (t.t). http://id.88db.com/Hewan-Peliharaan/Jual-Beli-Hewan/ad.241925. (Diakses pada 21 Februari 2011)

Storylines. (t.t) “Sandy McKay”. http://www.storylines.org.nz/Profiles/Profiles=1-M/Sandy+McKay.html. (Diakses pada 5 Oktober 2010)

Sugiyono. 2010. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

“Tell tale tit, your tongue shall be split, and the little puppy dogs shall have a little bit”. (t.t).html.hist.no/PROSJEKT/Engnett/songar.doc.(Diakses pada 18 Februari 2011)

Urban Dictionary. (t.t). “Bogey”. http://www.urbandictionary.com/define.php?term=bogey. (Diakses pada 6 Februari 2011)

Urban Dictionary. (t.t). “Chook”. http://www.urbandictionary.com/define.php?term=chook. (Diakses pada 5 Februari 2011)

Urban Dictionary. (t.t). “Honker”. http://www.urbandictionary.com/define.php?term=honker. (Diakses pada 5 Februari 2011)

Vinay, J., & J. Darbelnet. 2004. ‘’A methodology for translation.’’ Dalam L. Venuti (ed). A translation studies reader (ed. ke-2). (hlm. 128-137). New York: Routledge.

Webster’s Online Dictionary. (t.t). “Rissole”.http://www.webster-online-dictionary.org/definition/rissole?cx=partner-pub-0939450753529744%3Av0qd01-tdlq&cof=FORID%3A9&ie+UTF-8&q=rissole&sa=Search#906. (Diakses pada 26 Februari 2011)

Wheelers. (t.t). “Books in the kiwi bites series”.http://www.wheelers.co.nz/browse/series. (Diakses pada 21 Juli 2010)

Wikipedia. (t.t). “Casserole”.http://en.wikipedia.org/wiki/Casserole.(Diakses pada 26 Februari 2011)

Wikipedia. (t.t). “Children’s literature”. http://en.wikipedia.org/wiki/Children%27s_literature. (Diakses pada 15 November 2010)

Wikipedia. (t.t). “Dachshund”. http://id.wikipedia.org/wiki/Dachshund.(Diakses pada 11 Januari 2011)

Wikipedia. (t.t). “Dairy”. http://en.wikipedia.org/wiki/Dairy. (Diakses pada 4 Maret 2011)

Wikipedia. (t.t). “Guinea pig”. http://en.wikipedia.org/wiki/Guinea_pig.(Diakses pada 7 Desember 2011)

Wikipedia. (t.t). “Poppy”. http://en.wikipedia.org/wiki/Poppy. (Diakses pada 23 November 2010)

Wikipedia. (t.t). “Pug”. http://id.wikipedia.org/wiki/pug.(Diakses pada 11 Januari 2011)

Wikipedia. (t.t). “Risoles”. http://id.wikipedia.org/wiki/Risoles.(Diakses 10 Mei 2011)

Wikipedia. (t.t). “Rissole”. http://en.wikipedia.org/wiki/Rissole.(Diakses pada 10 Mei 2011)

Wikipedia. (t.t). “The staffordshire bull terrier”.http://en.wikipedia.org/wiki/staffordshire_Bull_Terrier.(Diakses pada 2 Desember 2010)

Wikipedia. (t.t). “The Macquarie Dictionary”.http://en.wikipedia.org/wiki/Macquarie_Dictionary.(Diakses pada 23 Desember 2010)

Wikipedia. (t.t). “Tikus belanda”. http://id.wikipedia.org/wiki/Tikus_belanda.(Diakses 7 Desember 2010)

Wikipedia. (t.t). “Superette”. http://id.wikipedia.org/wiki/Superette.(Diakses pada 4 Maret 2011)

Wiktionary. (t.t). “Dairy”. http://en.wiktionary.org/wiki/dairy.(Diaksespada 4 Maret 2011)

Wiktionary. (t.t). “Whiteware”.http://en.wiktionary.org/wiki/whiteware. (Diakses pada 19 Mei 2011)

Williams, J., & A. Chesterman. 2002. The map. A beginner’s guide doing research in translation studies. Manchester: St. Jerome Publishing.

Zed, M. 2014. Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.36722/sh.v3i1.196

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M)

Universitas AL-AZHAR INDONESIA, Lt. 2 Ruang 207

Kompleks Masjid Agung Al Azhar

Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru

Jakarta Selatan 12110

Visitors