Di Balik Metafora Lavender Marriage: Penyamaran Identitas dan Luka Tersembunyi Pasangan Heteroseksual
Abstract
- Fenomena lavender marriage muncul sebagai respons terhadap tekanan sosial yang menuntut konformitas terhadap norma heteronormatif di masyarakat modern. Dalam budaya yang menstigma identitas queer, pernikahan semu antara individu queer dan pasangan heteroseksual digunakan sebagai strategi sosial untuk mempertahankan citra diri yang dianggap dapat diterima oleh lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana metafora lavender marriage merepresentasikan praktik penyamaran identitas queer serta dampaknya terhadap pasangan heteroseksual yang terlibat di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggali makna, pengalaman, dan interpretasi yang berkaitan dengan fenomena sosial tersebut. Data diperoleh melalui studi literatur, analisis konten kanal YouTube Jessica Kellgren-Fozard dan Spacey Aces yang membahas sejarah serta simbolisme warna lavender dalam komunitas queer, dan wawancara mendalam dengan fasilitator di Sekolah Rekonsiliasi Pernikahan. Analisis dilakukan menggunakan teori metafora konseptual Lakoff dan Johnson dengan mengidentifikasi hubungan antara ranah sumber dan ranah sasaran dalam istilah lavender marriage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora ini memetakan citra lavender yang lembut dan samar dengan konsep orientasi seksual tersembunyi, namun juga menyingkap realitas getir berupa tekanan emosional, kehilangan keintiman, dan stigma sosial yang mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lavender marriage merupakan strategi penyamaran queer yang dilegitimasi sosial, namun menyisakan luka batin mendalam bagi pasangan yang terlibat.
Kata Kunci - Heteroseksual, Lavender Marriage, Metafora Konseptual, Pernikahan Berduri, Queer
Full Text:
PDFReferences
Manafe JS, Ataupah JM, Nahak HM. Examining lavender marriage: Social influence and identity construction in a heteronormative context. Jurnal Pluralis. 2024;3(1):414–25.
Benack S, Swan T. Queer people who enter ‘Straight’ marriages: The academic community's struggle to understand an anomalous choice. Journal of Bisexuality. 2016;16(3):312–38.
Santo. Apa itu lavender marriage? Ini arti, sejarah, dampak, dan contohnya. DetikJateng [Internet]. 2025 Jan 18 [cited 2025 Oct 1]. Available from: https://www.detik.com/jateng/berita/d-7738332/apa-itu-lavender-marriage-ini-arti-sejarah-dampak-dan-contohnya
Lu Z. An analysis of The Color Purple from the perspective of queer theory. International Journal of Linguistics, Literature and Translation. 2024;7(11).
Bideaux K. Queer futures, violet futures: Queer modernity symbolism of violet in West culture. Cultura e Scienza del Colore - Color Culture and Science. 2024;16(2):118–26.
Dewi T, Hafifah M, Marpaung W, Firnanda W, Anastasya W. Analysis of the lavender marriage phenomenon and its challenges to family law in Indonesia. Int J Cult Soc Sci. 2025;6(1):155–165. Available from: http://pcijournal.org/index.php/ijcss
Hennink M, Hutter I, Bailey A. Qualitative Research Methods. 2nd ed. London: SAGE Publications; 2020. doi:10.4135/9781529716641
Pardede P. Penerjemahan metafora. EED Collegiate Forum, Universitas Kristen Indonesia. 2013;1–10. Available from: https://www.researchgate.net/publication/259469138_Penerjemahan_Metafora
Kellgren-Fozard J. Lavender marriage: A history of purple and relationship anarchy in the queer community [Video]. YouTube. 2021 Aug 6 [cited 2025 Oct 1]. Available from: https://youtu.be/WX44VtTk170
Spacey Aces. Queer Hollywood arranged lavender marriages [Video]. YouTube. 2020 Feb 24 [cited 2025 Oct 1]. Available from: https://youtu.be/VafEl3ltdyQ
Hasna K, Hadiyansyah D. The use of “maghrib” as a form of skin color discrimination. In: Proceedings of the 23rd Atma Jaya Annual Linguistics Conference. Jakarta: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya; 2025. p.145–51. doi:10.15408/ijee.v6i2.1546
Nuraeni R, Tampubolon MT, Atmoro A, Habib H, Handono T. Pernikahan sesama jenis: Tinjauan hak dan kewajiban berdasarkan Undang-Undang Perkawinan. Jurnal Syntax Admiration. 2024;5(10):4207–18. doi:10.46799/jsa.v5i10.1640
Lakoff J. Metafora Lakoff dalam kajian linguistik. Onoma. 2022;5(2):123–45. doi:10.1234/onom.2022.5886
Moriarty A. The truth about lavender relationships (from someone who’s been in them) [Video]. YouTube; 2021 Aug 6 [cited 2025 Oct 1]. Available from: https://youtu.be/3VzP-_T3fEU
Malisi AS. Pernikahan dalam Islam. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum. 2022;1(1):22–8. doi:10.55681/seikat.v1i1.97
Priscyllia F. Perkawinan sejenis dalam hukum kodrat di Indonesia. Jatiswara. 2022;37(2):152–62. doi:10.29303/jtsw.v37i2
Marzuki I, Wardhana RW. Keabsahan perkawinan sesama jenis sebagai gejala sosial dalam perspektif hukum alam. Jurnal Suara Hukum. 2022;4(2):299–309. doi:10.26740/jsh.v4n2.p299
Marzuki I, Wardhana RW. Keabsahan perkawinan sesama jenis sebagai gejala sosial dalam perspektif hukum alam. Jurnal Suara Hukum. 2022;4(2):299–309. doi:10.26740/jsh.v4n2.p299-309
Prayoga AD, Ristia S, Arief MR, Nugarah RA, Fitriani M. Analisis keabsahan pernikahan campuran sesama jenis di luar negeri ditinjau dari hukum perdata nasional. Indonesian Journal of Law and Justice. 2024;1(3):12. doi:10.47134/ijlj.v1i3.2102
DOI: http://dx.doi.org/10.36722/psn.v5i1.4895
Refbacks
- There are currently no refbacks.
























