Implementasi Produk Portabel Berbasis IoT dan Renewable Energy untuk Pengawasan Kandungan Tanah
Abstract
Kelompok Tani Hutan Mencil Lestari, mempunyai anggota 30 petani dan merupakan salah satu kelompok tani di Desa Cihawuk yang berkontribusi sebesar 70% terhadap perekonomian masyarakat dengan komoditas unggulannya adalah Kentang. Beberapa tahun terakhir, kualitas hasil panen petani mengalami penurunan karena terjadinya penurunan tingkat kesuburan tanah. PH lahan pertanian di desa cihawuk memiliki tingkat kemasaman cukup tinggi sehingga berdampak terhadap rendahnya penyerapan kandungan unsur NPK. Tujuan pelaksanaan kegiatan abdimas adalah untuk meningkatkan kemampuan petani hortikultura di Desa Cihawuk agar mampu meningkatkan kualitas panennya dengan mengukur analisis unsur hara tanah menggunakan produk inovatif TOMOT yang sangat mudah digunakan dan ramah lingkungan. Tahapan yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Berdasarkan hasil penerapan TOMOT, dapat diperoleh kesimpulan bahwa TOMOT sangat mudah digunakan di wilayah Kelompok Tani Hutan Mencil Lestari,mampu membantu petani untuk mengetahui kadar kesuburan tanah sehingga mampu mengukur besarnya penggunaan pupuk NPK. Penggunaan TOMOT juga membantu petani dalam pemahaman dan keterampilan mengoperasikan teknologi IoT menuju Smart Farming. Dengan demikian, kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani serta kontribusi pada pembangunan pertanian cerdas di Indonesia.
Kata kunci: Hortikultura, IoT, Smart Farming, TOMOT
Full Text:
PDFReferences
Alfred, R., Obit, J. H., Chin, C. P. Y., Haviluddin, H., & Lim, Y. (2021). Towards Paddy Rice Smart Farming: A Review on Big Data, Machine Learning, and Rice Production Tasks. IEEE Access, 9(4), 50358–50380.
Dendi, Supriyono, & Putra, B. (2019). Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Rumput Meksiko (Euchlaena Mexicana) Pada tanah Ultisol. Stock Peternakan, 1(1), 510.
Gopal, S. R., & Rabhakar, V. S. V. (2024). Intelligent edge based smart farming with LoRa and IoT. International Journal of System Assurance Engineering and Management, 15(1).
Hafif, B. (2021). Kerusakan Tanah Pada Lahan Perkebunan Dan Strategi Pencegahan Serta Penanggulangannya. Perspektif, 19(2), 105. https://doi.org/10.21082/psp.v19n2.2020.105-121
Hanum Fauziah Isnanto, & Suprayogi. (2023). Sistem Monitoring Kelembaban Tanah Pada Tanaman Kacang Hijau Berbasis Internet Of Things. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro Dan Komputer, 3(3), 587–600. https://doi.org/10.51903/juritek.v3i3.2831
Hashim, N., Ali, M. M., Mahadi, M. R., Abdullah, A. F., Wayayok, A., Mohd Kassim, M. S., & Jamaluddin, A. (2024). Smart Farming for Sustainable Rice Production: An Insight into Application, Challenge, and Future Prospect. Rice Science, 31(1), 47–61. https://doi.org/10.1016/j.rsci.2023.08.004
Indrianingsih, R. S., Wulandari, E., & Karyani, T. (2023). Technical Efficiency Of Horticultural Farming In Cianjur District. AGRISOCIONOMICS : Jurnal Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian, 2(April 2012), 173–183.
Kulcheski, F. R., Córrea, R., Gomes, I. A., De Lima, J. C., & Margis, R. (2015). NPK macronutrients and microRNA homeostasis. Frontiers in Plant Science, 6(June), 1–19. https://doi.org/10.3389/fpls.2015.00451
Lestari, D. D., Panggayuh, D. A. F., Ramadha, C. S., Prasetyo, B. E., Mayoratri, M. H. P., & Kartika, D. S. Y. (2024). Upaya Pengembangan Tanaman Hortikultura Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Wujud Ketahanan Pangan di Desa Galengdowo Danik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 37–44.
Supriyanto, T., Fiani, A., & Ulfa, H. M. (2022). Artikel-1-April-2022. ELECTRICES, 4(1), 1–6.
Trisnawati, A., Beja, H. D., & Jeksen, J. (2022). Analisis Status Kesuburan Tanah Pada Kebun Petani Desa Ladogahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka. JURNAL LOCUS Penelitian & Pengabdian, 1(2), 68–80.
Wasono, D. M., Muhaimin, A. W., & Isaskar, R. (2024). The Effect of Farmer Knowledge, Farmer Attitudes, and Farmer Skills on Farmer Decisions in Bakalan Village, East Java Province, Indonesia. Agro Bali : Agricultural Journal, 7(3), 972–980. https://doi.org/10.37637/ab.v7i3.1845
Winarso, S., Anggriawan, R., Subiksa, I., Ganestri, R. G., Intansari, S. R., & Budianta, D. (2022). Macronutrients (NPK) balance in rice field and dryland maize cropping systems. J. Degrade. Min. Land Manage, 10(1), 3945–3951. https://doi.org/10.15243/jdmlm
Xia, Y., Feng, J., Zhang, H., Xiong, D., Kong, L., Seviour, R., & Kong, Y. (2024). Effects of soil pH on the growth, soil nutrient composition, and rhizosphere microbiome of Ageratina adenophora. PeerJ, 12(4), 1–22. https://doi.org/10.7717/peerj.17231
Xue, R., Shen, Y., & Marschner, P. (2017). Soil water content during and after plant growth influence nutrient availability and microbial biomass. J. Soil Sci. Plant Nutr., 17(3).
Zhu, S., Chen, H., Dai, Y., Lu, X., Shangguan, W., Yuan, H., & Wei, N. (2021). Evaluation of the Effect of Low Soil Temperature Stress on the Land Surface Energy Fluxes Simulation in the Site and Global Offline Experiments. Journal of Advances in Modeling Earth Systems, 13(4), 1–17. https://doi.org/10.1029/2020MS002403
DOI: http://dx.doi.org/10.36722/jpm.v8i1.5081
Refbacks
- There are currently no refbacks.










