PEMANFAATAN TEKNIK HIDROPONIK ALTERNATIF BAGI RPTRA PONDOK KELAPA BERSERI

Arief Pambudi, Nita Noriko, Yunus Effendi, Risa Swandari Wijihastuti

Abstract


Abstrak

Salah satu masalah produksi pangan di Indonesia khususnya di daerah perkotaan adalah terbatasnya area pertanian. Hidroponik dapat menjadi satu solusi untuk masalah ini. Hidroponik umumnya menggunakan formula nutrisi AB-Mix yang terkadang masyarakat sulit mendapatkannya. Bahan alternatif yang memiliki potensi sebagai sumber nutrisi hidroponik adalah air sisa pencucian beras. Ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Pondok Kelapa Berseri merupakan suatu komunitas yang dapat direkomedasikan untuk produksi sayuran daerah urban khususnya di wilayah Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan air beras sebagai medium hidroponik memiliki potensi untuk dikembangkan walaupun penambahan konsentrasi air beras masih perlu dilakukan. Sosialisasi dan sharing pengalaman dengan masyarakat dilakukan pada 50 peserta sekitar RPTRA dan mendapat respon yang baik. Pengurus RPTRA berharap kegiatan seperti ini dilakukan periodik dan disinkronkan dengan jadwal kegiatan PKK di RPTRA Pondok Kelapa lebih banyak orang mendapatkan manfaatnya.

Kata kunci: Hidroponik, Media Tumbuh Hidroponik, Media Alternatif Hidroponik

 

Abstract 

One problem of food production in Indonesia, especially in urban areas is the limited area of agriculture. Hydroponics can be a solution to this problem. Hydroponics generally uses the AB-Mix nutritional formula, which is sometimes difficult to get. Alternative material that potential as a hydroponic nutrient source is residual rice washing water. RPTRA Pondok Kelapa Berseri is a community that can be  recommended to vegetable production in urban area, especially in the Pondok Kelapa, East Jakarta. The results of the activity indicate that the use of rice water as a hydroponic medium has the potential to be developed even though additional concentrations of rice water still need to be done. Socialization and sharing experiences with the community were carried out on 50 participants around RPTRA and received good responses. RPTRA hopes that activities like this will be conducted periodically and synchronized with the PKK schedule at RPTRA Pondok Kelapa, so more people will get the benefits.

Keywords: Hydroponic, Hydroponic Medium, Hydroponic Alternative Medium


Full Text:

PDF

References


Cornicopia Institute. (2015). The Organic Hydroponic Dichotomy:

Can Soil-less Growing System be “Organic”? A White Paper.

Kamaraj M, Sivaraj R, Priya S, Jansi L, Manjudevi M. (2012).

Uptake of mineral elements by Brassica juncea and its effects on

biochemical parameters. Adv. Appl. Sci. Res 3(2):1039-1044

Nurhasanah YS, Nailufar N, Pradana R, Nurhayati A, Muhammad I.

(2011). Potensi Limbah Air Cucian Beras sebagai Media

Perbanyakan Bakteri Probiotik Tanaman. PKM-Penelitian. IPB

Press.

Riyani C. (2017). Metode penyimpanan bahan olah karet (bokar)

oleh pedagang pengumpul tingkat usahatani di puruk cahu

kabupaten murung raya. Jurnal Budidaya Tanaman Perkebunan

Politeknik Hasnur. 3 (2).42-80.

Syariefa E, Duryatmo S, Angkasa S, Apriyanti RN, Raharjo AA,

Rizkika A, Rahimah DS, Titisari A, Setyawan B, Vebriansyah R,

Fadhilah R, Nugroho H, Awaluddin M. 2014. Hidroponik Praktis.

Jakarta: PT Trubus Swadaya.

Taiz L, Zeiger E. (2010). Plant Physiology 5 ed. Sunderland,

Massachusetts: Sinauer Associates Inc., Publishers

Texier W. (2015). Hydroponics for Everybody. Paris: Mama

Publishing

Wulandari CGM. (2012). Pengaruh Air Cucian Beras Merah dan

Beras Putih terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada (Lactuca

sativa L.). Yogyakarta: Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas

Gadjah Mada

Wright P. (2004). Totally Organic Hydroponics. Organiponics




DOI: http://dx.doi.org/10.36722/jpm.v1i1.332

Refbacks

  • There are currently no refbacks.