Efektivitas Program No Lost Generation UNICEF dalam Menangani Kasus Child Soldiering di Konflik Suriah Tahun 2011-2018

Venisa Yunita Sari

Abstract


United Nations Children's Fund (UNICEF) adalah organisasi internasional bekerja di 191 negara yang berfokus pada penegakan dan perlindungan hak-hak anak. UNICEF melalui program No Lost Generation Initiative yang bertujuan untuk menyelamatkan tentara anak dan melindungi keselamatan anak di Suriah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas dalam pencapaian program bantuan yang diberikan oleh UNICEF melalui program No Lost Generation (NLG). Melalui metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sumber data dalam tulisan ini berasal dari studi pustaka dengan telaah buku, jurnal ilmiah, laporan, serta artikel dari sumber terpercaya. Penelitian ditelusuri dengan menggunakan teori efektivitas organisasi yang dikemukakan oleh S.P. Siagian yang selaras dengan tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas suatu program organisasi internasional. Penulis menemukan bahwa program UNICEF No Lost Generation tahun 2011-2018 telah efektif dalam membantu aktor pemerintah untuk memenuhi, menegakkan, dan melindungi hak-hak anak di Suriah melalui enam indikator, yaitu adanya kepastian tujuan NLG yang hendak dicapai, NLG memiliki kepastian strategi, proses analisis dan perumusan kebijakan NLG yang baik, penyusunan NLG yang matang, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, sistem monitoring dan pengelolaan dalam implementasi NLG yang baik.

Kata kunci: No Lost Generation, UNICEF, Tentara Anak di Suriah


Full Text:

PDF

References


Fahham, A. M., & Kartaatmaja, A. M. (2014). Konflik Suriah: Akar Masalah dan Dampaknya. Jurnal Politica, 5(1), 37-60. Retrieved January 6, 2021, from https://jurnal.dpr.go.id/index.php/politica/article/view/332

Alam, S. (2018). Peran United Nations Children's Fund (UNICEF) dalam Perlindungan Hak Anak - anak dan Pemuda Korban Perang di Suriah Melalui No Lost Generation Initiative Tahun 2016. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Auliya, A. A., & Kusumawardhana, I. (2020). UNICEF and the WASH: Analisis Terhadap Peran UNICEF Dalam Mengatasi Masalah Ketersediaan Air Bersih di India. Frequency of International Relations, 341 - 378, Vol 1, No 2.

Deovanka, S. R., & Zulian, I. (2020). Analisis Kepentingan Nasional Amerika Serikat dan Rusia dalam Konflik Suriah (2013 - 2018). Jurnal FISK.

Erdina, T. V., & Hariani, D. (n.d.). Analisis Efektivitas Organisasi Dalam Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Retrieved from media.neliti.com: https://media.neliti.com/media/publications/93138-ID-analisis-efektivitas-organisasi-dalam-pr.pdf

Fitria, I. (2017). United Nation Children's Fund (UNICEF) dalam Intervensi Kemanusiaan pada Konflik Suriah Tahun 2011-2015. JOM FISIP, 1-15.

Hennida, C. (2015). Rezim dan Organisasi Internasional. Malang: Intrans Publishing.

Ikbar, Y. (2014). Metodologi & Teori Hubungan Internasional. Bandung: PT Refika Aditama.

Isawati. (2018). Sejarah Timur Tengah (Sejarah Asia Barat). Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kresnawan, G. (2017). UNICEF Ajak Gamer Bantu Krisis Kemanusiaan Suriah Dengan Mining Cryptocurrency. Retrieved from Gamebrott: https://gamebrott.com/unicef-ajak-gamer-bantu-krisis-kemanusiaan-suriah-dengan-mining-cryptocurrency

Malahayati. (2015, October 31). Hukum Orrganisasi Internasional Sejarah dan Perkembangannya. Retrieved from Repository UNIMAL: https://repository.unimal.ac.id/2154/1/ORGANISASI%20INTERNASIONAL.pdf

Muhammad, R., Yani, Y. M., & Sudirman, A. (2020). Analisis Konflik Arab Spring di Suriah. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial, 12(1), 113-122. doi:https://doi.org/10.24114/jupiis.v12i1.16058

Mukhtar, U., & Nashrullah, N. (2019, Januari 16). SNHR: Sebanyak 6.964 Warga Sipil Tewas di Suriah pada 2018. Retrieved from News: https://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/19/01/16/pleoqx320-snhr-sebanyak-6964-warga-sipil-tewas-di-suriah-pada-2018

Mutter, P. (2015, Februari 13). Kids on the Front Lines. Conflicts in the Middle East are increasingly pulling children into war. Retrieved from US. News: usnews.com/opinion/blogs/world-report/2015/02/13/the-rise-of-child-soldiers-in-syria

No Lost Generation Initiative. (2019, Maret 14). Investing in the Future: Protection and learning for all Syrian children and youth - March 2019. Retrieved from reliefweb: https://reliefweb.int/report/syrian-arab-republic/investing-future-protection-and-learning-all-syrian-children-and-youth

OCHA. (2017, December). 3RP Regional Refugeee & Resilience Plan 2017 - 2018 In Response To The Syria Cases. Retrieved from Humanitarian Response Plan: https://www.humanitarianresponse.info/en/operations/whole-of-syria/document/3rphrp-joint-chapeau-march-2017

Pattihua, A. R. (2017). Efektivitas Asean Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) dalam Mengatasi HAM di Asia Tenggara. The 6th University Research Colloquium 2017, 513-530. Retrieved January 6, 2021, from http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/download/1495/832/

Pikiran Rakyat. (2018, Maret 14). [Laporan Mendalam] Tentara Anak: Senjata Lebih Besar dari Tubuhku. Retrieved from PikiranRakyat.com: https://www.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-01294831/laporan-mendalam-tentara-anak-senjata-lebih-besar-dari-tubuhku-421279

Ridho, M., Yani, Y. M., & Sudirman, A. (2020). Analisis Konflik Arab Spring di Suriah. JUPIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 117.

Risnanin, M. (2014). Problematika Perekrutan Anak dalam Konflike Bersenjata dan Permasalahnya di Indonesia. Fiat Justisia Jurnal Ilmiah Hukum, Vol 8 No 3.

Sacco, A. (2019, November 12). The No Lost Generation (NLG) initiative in MENA. Retrieved from https://globalcompactrefugees.org/: https://globalcompactrefugees.org/article/no-lost-generation-nlg-initiative-mena

Sapir, D. G et all. (2018). Patterns of civilian and child deaths due to war-related violence in Syria: a comparative analysis from the Violation Documentation Center dataset, 2011–16. The Lancet Global Health, Vol 6, No 1, e103-e110.

Sirait, D. E. (2014). Peran UNICEF dalam Menangani Perekrutan Tentara Anak (Child Soldiering) di Myanmar (Tahun 2007-2013). Jom FISIP, 2(1), 1-13. Retrieved Januari 6, 2021, from https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/download/2487/2421

Turner, L. (2018, Juni 26). Child Soldiers In Syria. Retrieved from Blog-Latest News: https://borgenproject.org/child-soldiers-in-syria/

UNICEF. (2011). About UNICEF. Retrieved from https://www.unicef.org/about-unicef (20 Desember 2020)

UNICEF. (2015). Syria Education Sector Analysis. Retrieved from The effects of the crisis on education in areas controlled by the Government of Syria, 2010-2015: https://www.unicef.org/mena/media/6781/file/The%20effects%20of%20the%20crisis%20on%20education%20in%20areas%20controlled%20by%20the%20government%20of%20Syria%20(2010-2015).pdf.pdf

UNICEF. (2017). Syria Annual Humanitarian Situation Report, 2017 Humanitarian Results. Retrieved from unicef.org: https://www.unicef.org/mena/reports/syria-annual-humanitarian-situation-report

Widyawati, D. A., & Widiani, R. (2019). Efektifitas UNICEF Country Programe 2009-2013 dalam Membantu Pemerintah untuk Melindungi Hak Anak Pasca Perang Sipil di Cote C'ivoire. Jurnal Internasional Relations Universitas Diponegoro.




DOI: http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v2i1.530

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat)

Universitas AL-AZHAR INDONESIA, Lt.2 Ruang 207

Kompleks Masjid Agung Al Azhar

Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru

Jakarta Selatan 12110