Potensi Integrasi Hukum Kanonik dalam Sistem Hukum Nasional: Kajian Perbandingan dengan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia

Emirza Nur Wicaksono(1),


(1) Universitas Terbuka
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan menelaah potensi integrasi Hukum Kanonik ke dalam sistem hukum nasional Indonesia dengan mempertimbangkan prinsip konstitusional negara hukum Pancasila dan membandingkannya dengan model integrasi Kompilasi Hukum Islam (KHI). Hukum Kanonik, sebagai sistem hukum Gereja Katolik, memiliki karakteristik kodifikatif, hierarkis, dan moralistik yang berfokus pada keadilan internal umat Katolik. Melalui pendekatan yuridis normatif dan komparatif, penelitian ini mengeksplorasi kemungkinan akomodasi prinsip-prinsip Hukum Kanonik tanpa melanggar asas netralitas negara dan kesetaraan antaragama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Hukum Kanonik bersifat terbatas dan dapat diwujudkan melalui pengakuan otonomi keagamaan serta inkorporasi nilai-nilai substantifnya dalam kebijakan hukum nasional. Studi perbandingan dengan KHI menegaskan bahwa akomodasi hukum agama tidak harus berbentuk legislasi formal, tetapi dapat diwujudkan melalui pengakuan administratif dan moral yang sesuai dengan prinsip pluralisme hukum dan kebebasan beragama. Dengan demikian, integrasi Hukum Kanonik tidak dimaksudkan untuk menggantikan sistem hukum nasional, melainkan memperkuat karakter inklusif, religius, dan humanistik hukum Indonesia.

 

Kata Kunci: Hukum Agama; Hukum Kanonik; Integrasi; Kompilasi Hukum Islam; Konstitusionalisme Indonesia; Netralitas Negara; Pluralisme Hukum.


Full Text:

 Subscribers Only

References


Aji, B. L., Putri, M. D., & Wiseno, F. A. (2024). Tinjauan mengenai akibat hukum perceraian Katolik di pengadilan negeri dalam perspektif hukum kanonik. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(8). https://doi.org/10.53625/jpdsh.v2i8.5932

Ajidin, A. (2023). Politik hukum Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam sistem hukum nasional. Mediation: Journal of Law, 1(4). https://doi.org/10.51178/mjol.v1i4.1153

Ali, M. (2016). Formalisasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia: Analisis terhadap Kompilasi Hukum Islam. Jakarta: Rajawali Press.

Arianto, J. (2024). Gereja sebagai Communio: Implementasi dalam struktur hukum kanonik pasca Konsili Vatikan II. Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 8(2), 97–106. https://doi.org/10.61831/gvjkp.v8i2.241

Asshiddiqie, J. (2017). Konstitusi dan demokrasi. Jakarta: Sinar Grafika.

Balsamo, F. (2025). GDPR and canon law: The impact of European Union data protection law on canonical regulation. Religions, 16(4), 1–20. https://doi.org/10.3390/rel16040425

Cahyani, I. (2023). Pembaharuan hukum dalam Kompilasi Hukum Islam. Al-Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 5(2). https://doi.org/10.24252/ad.v5i2.4850

Carvalho, V. G. (2024). The influence of canon law in the moderation of defensive action: A study on proportionality between legal assets in self-defense. Humanities and Rights Global Network Journal, 6(1). https://doi.org/10.24861/2675-1038.v6i1.132

de la Cruz, J. M. (2020). Canon law and civil law: Interactions and tensions in contemporary legal systems. Rome: Pontifical Gregorian University Press.

Giaro, T. (2021). Medieval canon lawyers and European legal tradition: A brief overview. Review of European and Comparative Law, 47(4), 157–187. https://doi.org/10.31743/recl.12727

Helmi, M. (2025). Kedudukan Kompilasi Hukum Islam dalam tata urutan perundang-undangan di Indonesia. Mazahib: Jurnal Kajian Hukum Islam, 15(1). https://doi.org/10.21093/mj.v15i1.616

Huels, J. M. (2004). The pastoral companion: A canon law handbook for Catholic ministry (4th ed.). Chicago: Franciscan Press.

Kwirinus, D. (2024). Pencatatan perkawinan campuran beda agama berdasarkan hukum kanonik dan hukum positif. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.37329/kamaya.v7i1.2809

Lena Meo, Y. W. B., & Endi, Y. (2025). Canon law as the universal law of the Catholic Church and the proper laws of institutes of consecrated life. Forum, 52(1). https://doi.org/10.35312/forum.v52i1.541

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (ed. revisi). Jakarta: Kencana.

Mau, H. A., & Ditisrama, T. (2024). Hukum tata negara Indonesia: Teori dan penerapan. Banyumas: Amerta Media.

Mehmeti, S. (2015). The influence of canon law on ius commune in its formative period. SEEU Review, 11(2), 155–170. https://doi.org/10.1515/seeur-2015-0034

Purwanto, E., & Silalahi, F. H. (2023). Symbiotic relationship between state and religion: Examining the relationship between secular law and religious morality in Indonesia. BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 6(1). https://doi.org/10.46558/bonafide.v6i1.396

Putra, H. P. (2023). Relasi ideo-historis antara hukum negara dan hukum Islam di Indonesia. IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 11(1). https://doi.org/10.14421/inright.v11i1.1779

Ranubaya, F. A., Reginald, R., Louis, J., Dendri, D., Meo, Y. W. B. L., & Endi, Y. (2025). The relationship between the 1983 Code of Canon Law and the Second Vatican Council: A pastoral theology perspective. Jurnal Masalah Pastoral, 13(1), 17–31. https://doi.org/10.60011/jumpa.v13i1.193

Rubiyatmoko, R. (2018, March 12). Perlu sinkronisasi antara hukum kanonik dan hukum sipil di Indonesia. Unika Soegijapranata News. https://www.unika.ac.id/news/liputan-kronik/perlu-sinkronisasi-antara-hukum-kanonik-dan-hukum-sipil-di-indonesia/

Santosa, B. (2018). Hukum kanonik dan tata kelola Gereja Katolik di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Surya, F. A. (2023). Pluralisme hukum dalam perspektif Pancasila: Tantangan dalam era globalisasi. Indonesian Journal of Legality of Law, 6(1). https://doi.org/10.35965/ijlf.v6i1.3931

Syafe’i, R. (2014). Urgensi Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan metode ijtihad dalam menghadapi perkembangan hukum Islam di Indonesia. Asy-Syari’ah, 17(1). https://doi.org/10.15575/as.v17i1.639

Syafrudin, A. (2020). Politik hukum dan pluralisme dalam sistem hukum Indonesia. Bandung: Alumni.

Takhta Suci. (1983). Kitab Hukum Kanonik: Codex Iuris Canonici (Terjemahan Konferensi Waligereja Indonesia). Jakarta: Obor.

Umar, N. (2014). Konsep hukum modern: Suatu perspektif keindonesiaan, integrasi sistem hukum agama dan sistem hukum nasional. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 22(1), 157–180. https://doi.org/10.21580/ws.22.1.263

Wicaksono, Y. P., & Mahipal, M. (2025). Eksistensi hukum Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia: Peluang dan tantangan. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(3), 2138–2151. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1238

Winaga, K., & Rupi, D. N. (2024). Perspectives on civil law and the Canon Law of the Catholic Church in a multireligious society. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 7(1), 41–50. https://doi.org/10.15575/hanifiya.v7i1.33604




DOI: http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v7i1.5074

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


        

LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat)

Universitas AL-AZHAR INDONESIA, Lt.2 Ruang 207

Kompleks Masjid Agung Al Azhar

Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru

Jakarta Selatan 12110

Web Analytics Made Easy - Statcounter

View My Stats